Jumat, 24 Desember 2021

OBROLAN KEJANGGALAN KOPERASI



TIDAK AKAN PERNAH ADA TUNGGAKAN SISA PINJAMAN ANGGOTA, SAMPAI KAPANPUN, 

KARENA CARA PENGAJUAN PINJAMAN, PROSEDURNYA SELALU SISA PINJAMANYA DILUNASI TERLEBIH DAHULU, SEPERTI HALNYA PINJAMAN DI BANK.




MENGACU PANDUAN BUDAYA PERUSAHAAN, SEHARUSNYA ADA KOMUNIKASI DUA ARAH YANG AKRAB ANTARA UNSUR PIMPINAN DAN ANGGOTA PERUSAHAAN, 

MEMBAHAS PERMASALAHAN YANG SEDANG TERJADI DENGAN DIDUKUNG ALAT BUKTI AKURAT. 
SUPAYA TERBUKA KENYATAAN YANG SEBENARNYA TERJADI.




DALAM USAHA BERSAMA MENUNGSA KUDU SALING INGAT MENGINGATKAN, MENUNGSA KUDU NGRUMANGSANI AKEH KEKURANGANE KETIMBANG KELEBIHANE, 
KUDU SALING MENGISI, SALING INGAT MENGINGATKAN,
MENUNGSA PANGGONANE SALAH KLALEN.





KOPERASI LANDASANNYA AD/ART, 
DALAM PENGELOLAAN TAMPAK JANGGAL, TIDAK MENGINDAHKAN ATURAN.
ANGGOTA SUDAH MELUNASI PINJAMAN NAMUN MASIH ADA CATATAN SALDO PINJAMAN TANPA DIDUKUNG DATA AKURAT, TANPA KONFIRMASI KPD ANGGOTA.








  






 

Jumat, 19 Januari 2018

Junjung yang Tinggi, Tanam yang Dalam (Local Wisdom 3)

Junjung yang Tinggi, Tanam yang Dalam (Local Wisdom 3) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Agung Praptapa

Para marketer memiliki seribu satu cara untuk memasarkan produknya, namun word of mouth (WOM) diyakini sebagai cara pemasaran yang paling efektif. WOM merupakan strategi pemasaran melalui referensi orang lain. Jadi, dari mulut ke mulut. Nampaknya ini sangat tradisional, namun sulit untuk disangkal bahwa cara ini sangat efektif.

Tidak terbatas pada pemasaran produk, memasarkan nama baik perusahaan (corporate value) maupun nama baik seseorang (personal value) juga sangat tepat melalui pendekatan dari mulut ke mulut. Disinilah kekuatan omongan seseorang. Lihat saja bagaimana acara infotainment di hampir semua stasiun televisi selalu mendapatkan rating pemirsa yang tinggi. Itu karena orang lebih percaya dengan omongan orang dari pada informasi bentuk lain. Sayangnya, orang sering lupa, bahwa hal-hal yang negatif dari perusahaan maupun seseorang juga akan mudah dipercaya melalui mulut ke mulut.

Mari kita amati dilingkungan kerja kita. Sering kita dapati orang yang berkicau saat memiliki informasi negatif tentang seseorang. Tanpa diteliti
... baca selengkapnya di Junjung yang Tinggi, Tanam yang Dalam (Local Wisdom 3) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 15 Januari 2018

You Get What You Are!

You Get What You Are! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Einstein mengatakan, “Learning is not a product of schooling but the lifelong attempt to acquire it.“ Jadi, proses pembelajaran mestinya tidak berhenti saat lulus sekolah, tetapi perlu terus diupayakan sepanjang hayat.

Nah, kalau kegiatan “membaca” kita anggap sebagai salah satu tolok ukur pembelajaran, kira-kira bagaimana faktanya di Indonesia? Saya ambil data hasil survey.

Riset Roy Morgan Juli 2006 sd Juni 2007 terhadap 21.686 responden di 20 kota besar Indonesia menyatakan bahwa 8,6 juta orang mengunjungi toko buku, atau sekitar 12% dari jumlah penduduk kota tersebut. Cuma mengunjungi, belum tentu membaca atau membeli buku, karena di toko buku ada juga barang-barang nonbuku.

Riset AC Nielsen Okt 2006 sd Sept 2007 di 15 kota besar Indonesia menyimpulkan bahwa 14% dari penduduk di 15 kota tersebut suka membaca, atau kurang dari 6 juta orang. Yang disebut “suka membaca” adalah dalam periode itu mereka membaca buku… belum tentu benar-benar “suka”, dan kita masih bertanya-tanya mengenai seberapa banyak yang dibaca selama setahun itu.

Selain itu, dinyatakan juga bahwa semakin tua semakin tidak membaca. Ambang batasnya umur 40 tahun (7,2%) dan 50 tahun (7,5%). Anda bisa membayangka
... baca selengkapnya di You Get What You Are! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1